TV digemari karena menjadi pengganti game, sehingga rata-rata orang menghabiskan hidupnya untuk menonton TV kira-kira 5-6 jam perhari, namun ternyata ada banyak sekali akibat dari menonton TV:
Akibat Positif
1. Menambah informasi dan wawasan
Kalian gak mau kan kalo misalnya udah ada sate ayam instan tapi kalian gak tau?! Ya, TV berfungsi menjadi sara penghubung informasi serta penambahan wawawawasan... Asal kalian nontonnya berita bukan nonton sinetron sih,...
2. Sarana hiburan
Semenjak tahun 1920 an itu pula orang-orang Jakarta gak setiap harinya ke istana boneka untuk mencari hiburan, hanya perlu menyalakan TV kita bahkan sudah melihat keindahan dari dalam negri sampai ke luar negeri.
3. Mempertajam kreativitas
Mendadak otak jadi buntu? Pasang TV di ruang kerja Anda. Penelitian dalam Journal of Consumer Research menjelaskan bahwa kebisingan dari TV mengakibatkan kinerja otak sedikit terganggu. Inilah yang menyebabkan otak akan bekerja lebih keras, sehingga pada akhirnya meningkatkan kemampuan Anda untuk berpikir kreatif.
Selain itu, penelitian lain oleh Lancaster University mengungkapkan menonton tayangan supranatural atau penyihir, seperti Harry Potter, memungkinkan seseorang untuk menciptakan dunia imajiner yang fantastis sehingga membantu meningkatkan kreativitas.
Akibat Negatif
1. Sakit mata
Menonton TV terlalu banyak akan sangat mengganggu kesehatan anda terutama mata anda, terutama menonton TV di ruangan yang gelap. Memfokuskan mata terlalu lama akan membuat mata kalian tegang. Ini salah satu penyebab kalian menggunakan kacamata
2. Kurang besosialisasi
Terlalu sering menonton televisi dapat mengurangi interaksi sosial kalian dengan teman dan keluarga.Hal ini dapat menyebabkan berbagai fobia sosial. Tau gak ini bisa terjadi karena apa? Ya karena menonton terus, dan kalian gak mau keluar rumah. Itu salah satu masalah yang bikin kalian jadi seseorang yang fobia sosial, mudah mudahan jangan ada yang sampe fobia sosial ya?
3. Perilaku agresif
Anak-anak kecil lebih mungkin untuk menunjukkan perilaku agresif setelah melihat acara TV atau film kekerasan. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 3.000 anak usia 3 tahun menemukan bahwa anak-anak yang terlalu sering menonton TV, secara langsung atau pun tidak, akan berisiko untuk memamerkan perilaku agresif. Hiiihh, ini bagi anak anak kecil yang galak nya minta ampun, harus diwaspadai tu, jangan jangan karena meniru adegan adegan yang si kecil lihat dari filmnya.
4. Memberi efek negatif pada mental
Menonton TV untuk jangka waktu lama memiliki efek negatif pada perkembangan intelektual anak.American Academy of Pediatrics melarang anak-anak dibawah 2 tahun untuk menonton TV dan merekomendasikan pada anak usia diatas 2 tahun untuk tidak menonton TV lebih dari dua jam sehari. Nih, contoh yang baik tu ya ini, nggak terlalu lama nonoton tv nya, juga gak terus sama sekali nonton tv, jadi kesehatan serta informasi tetap teratur
5. Membuat nilai para siswa menurun
Kebanyakan nonton TV membuat kita para siswa lupa entah itu belajar entah itu mengerjakan PR atau tugas. Gak mau kan nanti waktu ngerjain ulangan jawabnya ngaco kayak gini gara-gara kebanyakan nonton kartun dan sinetron di TV? Makanya yok kita kurangi menonton TV dan lebih banyak belajar.








"Segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik, termasuk berlebihan nonton TV"
0 komentar:
Posting Komentar